Kesehatan

Cara yang Positif Dalam Merawat Anak Pertama

Cara yang Positif Dalam Merawat Anak Pertama

Terkadang orang dewasa sering menganggap bahwa anak pertama haruslah selalu dewasa atau dianggap sebagai orang dewasa versi kecilnya. Anak pertama biasanya diberikan tanggung jawab yang lebih besar. Namun sebenarnya terdapat beberapa tips dalam merawat anak pertama agar anak dapat tumbuh menjadi pribadi yang positif.

Tips Merawat Anak Pertama

  1. Biarkan anak membuat keputusan sendiri

Jangan memaksa anak untuk melakukan sesuatu yang tidak diinginkan atau harus mengikuti kemampuan orang tua. Anak memiliki hobi dan keinginannya sendiri. maka dari itu biarkan anak memilih apa yang ingin dilakukan selagi hal tersebut tidak merugikannya. Orang tua boleh mengenalkan hal baru kepada anak namun jangan sampai memaksanya untuk meneruskannya apabila anak tidak suka.

  1. Jangan berharap anak sebagai pengganti orang tua

Jangan tanamkan pikiran bahwa anak pertama dapat menjadi pengganti orang tua. Hanya karena mereka lebih tua bukan berarti mereka harus diberi tanggung jawab atas apa yang dilakukan oleh adik-adiknya. Apa yang dilakukan oleh adiknya merupakan tanggung jawab mereka sendiri. Biarkan anak merawat adiknya tanpa ada tekanan agar tidak ada beban dan stres.

  1. Jangan terlalu fokus pada prestasi

Orang tua tentu saja akan bangga ketika anak meraih suatu prestasi. Namun merawat anak pertama yang berprestasi tidak harus terus memujinya dan juga mendorong agar anak untuk selalu sempurna, ada baiknya untuk memujinya bukan berdasarkan prestasinya namun atas kerja kerasnya. Hal ini untuk mencegah agar anak tidak sombong dan besar kepala. Beritahu anak bahwa orang tua bangga kepadanya dan bukan malah memuji pekerjaannya yang bagus.

  1. Ajarkan anak untuk lebih peka

Anak pertama biasanya cenderung menjadi pemimpin sehingga lebih suka memerintah. Hal ini yang awalnya hanya terjadi di rumah dapat terjadi juga pada saat bermain dengan teman-temannya. Beritahu anak bahwa dengan membuat orang menuruti caranya malah akan membuatnya dijauhi. Jelaskan dan ajarkan anak cara untuk berbagi, saling menerima pendapat, dan juga lebih peka.

  1. Jangan jadikan anak sebagai boneka

Terkadang orang tua menganggap bahwa anak akan tumbuh menjadi pribadi yang positif dengan memberikan aturan dan displin yang ketat. Padahal hal ini dapat membuat anak menjadi seorang pemberontak pada waktunya saat anak sudah tidak tahan dan pada akhirnya anak akan disalahkan karena hal ini.

Padahal, orang tua hanya perlu memberikan aturan yang benar-benar diperlukan saja dan memberikan penjelasan yang masuk akal agar anak bisa mengerti. Ajarkan anak untuk mengetahui batasan dan juga bertanggung jawab atas hal yang dilakukannya. Dengan ini pada saatnya anak akan otomatis memahami apa yang boleh dan tidak boleh dilakukan tanpa unsur tekanan.

Selain merawat anak pertama dari aktivitas dan fisiknya, jangan lupa juga untuk merawat kesehatan si kecil dengan memenuhi kebutuhan nutrisinya. Ibu bisa memberikan susu Nutrilon Royal atau Bebelac sesuai dengan umurnya untuk memenuhi gizinya dan mendukung tumbuh kembangnya.